Penilaian Pemenuhan Persyaratan CPOB Fasilitas Pembuatan Obat Impor Kini Lebih Mudah
9 March 2021 | 09:59 WIB | Oleh. Admin CPOB

Badan POM sebagai regulator yang bertanggung jawab terhadap pengawasan obat dan makanan di Indonesia, senantiasa berupaya memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat. Salah satunya melalui Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Penilaian Pemenuhan Persyaratan CPOB Fasilitas Pembuatan Obat Impor yang menjadi salah satu tahapan dalam Registrasi Obat Impor. Ditengah kondisi pandemi Covid-19, SPBE diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan, serta memaksimalkan upaya pemerintah dalam melakukan pelayanan publik dengan meminimalisasi mobilitas baik pemohon layanan serta pelaksana pelayanan publik.

Aplikasi E-Sertifikasi BPOM yang telah beroperasi sejak tahun 2018, terus dilakukan pengembangan agar seluruh layanan yang terkait dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dapat dilakukan secara terpadu pada satu aplikasi. Pada tanggal 1 Februari 2021, dilakukan Sosialisasi Elektronisasi Penilaian Pemenuhan Persyaratan CPOB Fasilitas Pembuatan Obat Impor, yang merupakan pengembangan tahun 2020.

Sosialisasi ini dibuka oleh Plt. Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif yang dilakukan secara daring diikuti oleh 150 peserta dari Industri Farmasi yang melakukan impor obat. Bersamaan dengan uji coba aplikasi oleh para peserta, sejumlah pertanyaan pun antusias disampaikan. Masukan-masukan teknis dari stakeholder menjadi informasi dan input berharga untuk dapat difasilitasi demi improvement dan penyempurnaan sistem sebelum resmi diluncurkan.

Inovasi layanan yang mengelektronisasi rangkaian proses mulai dari screening hingga approval ini mendatangkan berbagai benefit di era pandemi, dimana minimalnya kontak fisik akan menurunkan risiko paparan. Selain itu kemudahan tracking juga akan menjamin transparansi proses layanan. Sehingga dukungan BPOM terhadap kondusifnya iklim investasi industri farmasi di Indonesia dapat terus ditingkatkan.


Direktorat Pengawasan Produksi ONPP