Perdana!! Implementasi e-sertifikasi CPOB Terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS)
28 December 2018 | 09:52 WIB | Oleh. Admin CPOB

e-sertifikasi merupakan salah satu dukungan terhadap implementasi Instruksi Presiden No. 6 tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, serta Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi secara Elektronik, dimana Badan POM berupaya melakukan peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi dalam rangka membangun sistem pelayanan publik yang cepat, terintegrasi, efisien dan transparan bagi pelaku usaha.

 Badan POM telah melakukan pengembangan aplikasi e-sertifikasi CPOB yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) dengan mengacu pada Permenkes Nomor 26 tahun 2018 dan Peraturan Kepala Badan POM Nomor 26 tahun 2018. Pada kesempatan tersebut, Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Dra. Rita Endang, Apt., M. Kes menyampaikan manfaat e-Sertifikasi CPOB untuk kemudahan berusaha, transparansi, dan efektivitas serta untuk memberikan layanan publik yang prima. Layanan e-sertifikasi CPOB ini merupakan salah satu pilar dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi.

Implementasi e-sertifikasi CPOB dilakukan mulai tanggal 12 – 14 November 2018 di Gedung Pelayanan Publik Lantai 5 yang akan diikuti oleh 22 (dua puluh dua) industri farmasi. Perwakilan industri farmasi tersebut melakukan implementasi pembuatan akun dan permohonan sertifikasi CPOB dengan bimbingan teknis yang disampaikan dengan jelas oleh Tim IT Novan Satriono, S.Kom.

 Sebagai pilot project adalah industri farmasi PT Bayer yang mengajukan permohonan sertifikasi CPOB untuk perluasan fasilitas produksi dimana implementasi telah berhasil pada tahap pendaftaran akun hingga pengajuan sertifikasi (pengajuan permohonan, pembayaran PNBP yang terintegrasi dengan Simponi dan penetapan tanggal inspeksi). Untuk selanjutnya implementasi akan dilanjutkan hingga tahap akhir penerbitan sertifikat CPOB.