Sosialisasi Aplikasi e-sertifikasi.pom.go.id modul Persetujuan Penggunaan Fasilitas Bersama - 20 Januari 2021
28 April 2021 | 11:03 WIB | Oleh. Admin CPOB

Berbagai upaya dan inovasi dalam percepatan perizinan Obat dan Makanan telah dilakukan oleh Badan POM melalui deregulasi, simplifikasi proses bisnis, dan penggunaan teknologi informasi/digitalisasi. Badan POM senantiasa memberikan kemudahan berusaha (ease of doing business) dan mempercepat akses obat kepada masyarakat. Salah satunya adalah melakukan simplifikasi proses layanan sertifikasi CPOB melalui laman https://e-sertifikasi.pom.go.id. sejak tahun 2018. Simplifikasi tersebut telah mempersingkat timeline proses dari 84 Hari Kerja (HK) menjadi 35 HK.

Sebagai upaya peningkatan layanan berkesinambungan di tahun 2020 telah dilakukan pengembangan aplikasi e-sertifikasi. Salah satu peningkatan layanan yang dilakukan adalah Penambahan modul persetujuan penggunaan fasilitas obat bersama nonobat.

Penambahan modul persetujuan penggunaan fasilitas obat bersama nonobat merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan publik yang memadukan artificial inteligence pada proses skrining awal serta proses pengajuan berbasis elektronik untuk layanan persetujuan penggunaan bersama fasilitas obat dan nonobat (fasber). Sesuai PerBPOM No 27 tahun 2018 tentang Standard Pelayanan Publik di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, layanan tersebut mengakomodir pengajuan permohonan persetujuan penggunaan fasilitas obat bersama produk nonobat (komoditi obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, obat kuasi).

Dengan adanya system elektronik dalam pengajuan permohonan diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan antara lain: proses skrining dokumen, penerbitan SPB secara otomatis melalui sistem, proses evaluasi dan penandatanganan dengan sistem tanda tangan elektronik (TTE). Pelaku usaha akan dipermudah karena semua proses akan dapat diakses dimana saja dan kapan saja.

Direktorat Pengawasan Produksi ONPP